Korban Gempa dan Longsor akan Dibantu Rp 15 Juta per Rumah
Tuesday, 18 November 2008 13:40
Nusa Dua - Pemerintah berjanji memberikan bantuan kepada korban bencana gempa di Gorontalo dan longsor di Cianjur, Jawa Barat. Setiap rumah yang rusak akan dibantu Rp 15 juta dan korban meninggal akan dibantu Rp 2 juta.

"Bantuan sebesar Rp 10-15 juta untuk setiap rumah yang rusak dan Rp 2 juta untuk korban yang meninggal dunia. Bantuan itu untuk bencana longsor Cianjur dan gempa Gorontalo," kata Menteri Sosial Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di sela-sela pertemuan Menteri Sosial Asia Timur di hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (18/11/2008).

Bachtiar juga meminta kepada kepala daerah di Gorontalo segera untuk memberi bantuan beras kepada korban gempa. Mereka tidak perlu meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, bupati berhak mengeluarkan bantuan beras sebanyak 50-100 ton dan gubernur sebanyak 100-200 ton kepada korban bencana gempa tanpa persetujuan menteri. "Saya tidak mau mendengar ada korban bencana yang tidak bisa makan. Kalau tidak bisa bagi beras, keterlaluan bupati dan gubernur," katanya.

Ia menjelaskan, dalam penanganan korban bencana pemerintah memiliki sistem logistik yang baik. Setiap provinsi telah memiliki gudang logistik serta peralatan penanganan bencana. Tersedia juga dapur masak keliling yang memiliki kemampuan sekali masak untuk 1000-2000 orang. Selain itu juga terdapat 3000 ribu Tagana (taruna siaga bencana) di setiap provinsi yang siap bekerja sama dengan TNI/Polri untuk membantu korban bencana.(gds/sho)
 
Microsoft Tertarik Lirik Yahoo Lagi?
Tuesday, 18 November 2008 13:42
San Francisco - Sepeninggal Chief Executive Officer (CEO) Jerry Yang dari Yahoo, pintu negosiasi antara Yahoo dengan Microsoft diduga akan terbuka kembali.

Seperti diketahui, Jerry Yang pernah menolak tawaran akuisisi dari Microsoft. Keputusan ini pun sempat ditentang sebagian pemegang saham dan diklaim sebagai kesalahan terbesar yang dilakukan Yang sebagai CEO. Yang justru mencoba menjajaki kerja sama dengan Google.

"Saya berharap Microsoft akan kembali melakukan negosiasi dalam tiga atau empat bulan ke depan", kata Erick Jackson, salah satu pemegang saham di Yahoo.

Jackson adalah salah satu diantara investor Yahoo yang menentang keputusan manajemen Yahoo karena menolak tawaran Microsoft. "Saya rasa Microsoft akan kembali karena Microsoft membutuhkan Yahoo", ungkapnya lagi.

Beberapa analis keuangan juga menyuarakan pendapat sama. Misalnya saja analis UBS, Benjamin Schacter, yang menganggap Yahoo sebagai aset strategis di pasar online.

"Kami masih yakin Microsoft pada akhirnya akan memiliki Yahoo. Kepindahan Jerry dari peran CEO mungkin akan mempercepat ini", ujar Schacter, yang dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (18/11/2008).

Hal senada disampaikan tim analis dari Bank of America, yang berharap akan terjadi negosiasi kembali dengan Microsoft. "Kami percaya kemungkinan terjadinya kesepakatan dengan Microsoft", kata analis.

Salah seorang mantan eksekutif Yahoo yang tidak mau disebutkan namanya juga menyatakan yakin Microsoft akan menghubungi Yahoo.

"Ada banyak perdebatan selama diskusi terakhir antara eksekutif Microsoft dan Yang. Saya berasumsi bahwa bisnis pencarian Microsoft tidak berjalan bagus, sama halnya dengan bisnis pencarian di Yahoo dan ini membuka peluang untuk bergabung," katanya.

Ia menambahkan kalau Microsoft kemungkinan tidak akan membeli Yahoo seluruhnya, tapi hanya bisnis pencariannya saja. ( dwn / fyk )
 
Layani Kesehatan Jamaah Haji, Arab Saudi Sediakan 100 Juta Real
Tuesday, 18 November 2008 13:44
Mekah - Pemerintah Arab Saudi menyediakan 100 juta real atau Rp 323 miliar untuk melayani kesehatan jamaah haji tahun 2008 ini. 10 Ribu petugas kesehatan juga siap dikerahkan.

Hal tersebut dikatakan Menteri Kesehatan Arab Saudi dr Hamd bin Abdullah al Mani' seperti dilansir dari al-nadwah.com, Selasa (18/11/2008).

Pemerintah Arab Saudi, imbuh Hamd, juga telah memodernisasi pelayanan pada musim haji kali ini. Informasi tentang penyakit menular bisa dibuka melalui website kementerian dan telepon gratis ke 800249444.

Pemerintah juga memberikan pelayanan kesehatan yang lebih profesional dari segi skill dan peralatan canggih. Hal itu dapat ditemui di semua rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan Masyair Muqadasah (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Pengadaan 24 rumah sakit dengan daya tampung 2.939 tempat tidur di Masyair Muqasadah dan Madinah serta 124 pusat kesehatan.

Terkait adanya penyakit yang mewabah seperti kolera dan hepatitis di sebagian negara, Hamd akan melaksanakan perannya sesuai ketentuan yang ada.

Selain itu, pemerintah jugaakan berkordinasi dengan negara lain untuk memerangi panyakit menular dan berbahaya ini.(yid/nwk)
 
Mantan Bupati Kendal Tak Sanggup Bayar Vonis Denda
Tuesday, 18 November 2008 13:44
Jakarta - Mantan Bupati Kendal, Jawa Tengah, Hendy Boendoro, divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta oleh Pengadilan Tipikor. Hendy mengaku tidak sanggup membayar uang sebanyak itu dan memilih menggantinya dengan hukuman badan.

"Ada surat dari Hendy tak sanggup bayar dan sanggupi untuk hukuman badan," kata Chatarina Girsang saat dihubungi wartawan, Selasa (18/11/2008).

Menurut Girsang, surat tersebut diterima tanggal 11 November 2008. Namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasti tetap akan melacak aset dari kader PDIP tersebut.

Dijelaskan Girsang, saat ini aset yang sudah diketahui KPK baru mobil Chevrolet atas nama istri Hendy, Widya Kandi Susanti, uang sebesar Rp 68 juta, serta uang Rp 250 miliar yang ada di rekening kas daerah di BPD Jawa Tengah.

Hendy bersama Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kendal, Warso Susilo, terbukti melakukan korupsi. Hendy menyalahgunakan dana tak tersangka tahun 2003 dan dana alokasi umum 2003-2004. Karena ulahnya, negara dirugikan Rp 6,7 miliar.(mok/sho)
 
« StartPrev123NextEnd »

Page 3 of 3