|
Berita Umum
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 13 January 2009 06:06 |
|
Alhamdulilah, mungkin kata-kata yang keluar pertama kalinya untuk rasa syukur atas lolosnya 42 lulusan Fakultas Teknik Universitas Darul 'Ulum untuk CPNS 2008. "Kita bangga dan mengucap rasa syukur yang sedalam-dalamnya serta selamat atas diterimanya teman-teman alumni Fakultas Teknik, semoga tujuan Undar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dapat tercapai lewat pikiran dan hati teman-teman. sekali lagi selamat!" ungkap Agus Rakhani , Pembantu Rektor III Undar. Dari tahun 1978 sejak berdirinya fakultas teknik ini, telah meluluskan sebanyak kurang lebih 5000 alumni dan tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Dan tahun ini sebanyak 42 Alumni telah lolos CPNS di Wilayah Jawa Timur dan tersebar di Kabupaten : Magetan, Nganjuk, Madiun, Jombang, Mojokerto, Sidoarjo dan Pasuruan. (din) |
|
Last Updated on Thursday, 15 January 2009 05:18 |
|
|
Berita Umum
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 22 April 2009 01:57 |
|
Awas penipuan .....! mungkin kata peringatan yang paling tepat untuk para Alumni Universitas Darul 'Ulum yang pada bulan-bulan ini-ujug-ujug- dapat panggilan untuk magang kerja atau panggilan kerja ke luar negeri dengandan harus mentransfer sejumlah uang kepada rekening dengan nama yang berubah-ubah (Khoirul Salim, atau abdul muin dan lain-lain Ini terjadi pada 3 ALumni FISIPOL angkatan 98 atau lulusan tahun antara 2003 sampai 2005. Sebut saja khodijah, Alumni Undar asal Lamongan ini pada awal bulan April -ujug-ujug- mendapat surat panggilan magang kerja dengan iming-iming gaji bulanan yang menggiurkan- ke Brunai boo....k- biaya surat-surat dan tetek bengek lainnya mudah dan sudah disiapkan. Dengan alasan sudah terpilih dengan SK Rektor HM. Mudjib Musta'in dan Surat pengantar dari Pembantu Rektor I UNDAR (Drs. H. Ali Sukamtono, M.Si). Mereka tinggal berangkat dan menyetorkan uang sebesar antara Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah) sampai Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah). Kena deh...........! Sebagian alumni kita. Maka pada hari Selasa, 21 April 2009 Pembantu Rektor I UNDAR melayangkan surat permohonan untuk pembelokiran nomor rekening Bank pada BRI atau Bank yang ditunjuk oleh si Penipu. Beres..... ? ternyata belum. Pada hari Selasa itu juga, pada siang hari jam 2 siang muncul surat yang serupa dari alumni Fakultas Agama Islam dan Hukum untuk transfer dan lain-lain dengan menggunakan nama dan no. rekening yang bebeda ...!. Dengan ini, Universitas Darul 'Ulum menyatakan bahwa tidak pernah melakukan kerjasama untuk perekrutan tenaga magang (kerj) di Luar negeri khusunya di Brunai Darus Salam. Apabila ada pihak-pihak tertentu yang mengatas namakan UNDAR maka adalah penipuan dan di mohon untuk segera melaporkan ke pihak yang berwenang. Trims. (din) |
|
Last Updated on Wednesday, 22 April 2009 02:53 |
|
Berita Umum
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 30 December 2008 05:19 |
|
Jombang - Ada kejutan baru dari kawasan kampus undar, pada tanggal 15 Desember 2008, hari Senin Pahing yang menurut kata mbah adalah hari yang baik untuk buka warung, maka dibukalah koperasi mahasiswa yang disingkat KOPMA, oleh Rektor Undar Gus Mujib dengan membaca bismiliharrohmanirrohim. "Pada hari pertama kita akan menjual barang-barang yang tahan lama", kata syamsul pengurus Kopma, diharapakan pada awal penjualan ini mencapai target awal 2 juta.Koperasi Undar juga membuka peluang kerjasama bagi pengusaha swasta maupun pemerintah dengan sistem bagi hasil atau muroqqabah. Dan tidak menutup kemungkinan KOPMA Undar yang 20 tahun lalu meraup incam deposit sampai 1 M ini akan membuka kesempatan kepada para pedagang muda terutama dari kalangan pelajar untuk bersama-sama membuka lahan baru dibidang usaha dengan bimbingan manajemen gratis dari dosen-dosen senior universitas darul 'ulum yang telah dikenal piawai dalam bimbingan. "Semoga saja koperasi ini dapat menjembatani dunia kampus dengan masyarakat terutama masyarakat thoriqot agar tercapai fi dun - ya hasanah wafil akhiroti khasanah.... amin. begitulah do'a pak sahal sesepuh koperasi undar. (din-08) |
|
|
Berita Umum
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 31 January 2009 05:05 |
Madiun dan wonosalam menjadi tempat kegaitan KKM Univeraitas Darul 'Ulum, sebagai salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mengambil lokasi daerah binaan yang merupakan bagian dari  kepedulian kepada masayarakat sekitar.Pelaksanaan KKM dilakukan selama 3 hari dengan kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.Pelaksanaan KKm diawali dengan Pembekalan oleh tim pembekal Lembaga Lemlit /LP3m selama 1 hari di kampus.Peaksanaan KKM diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sehingga memberikan bekal baru saat nanti menjadi sarjana, dan bagi masyarakat juga dapat banyak mendapatkan pemikirean baru dalam mengembangkan desa.Selama 3 hari dilaksanakan juga bhakti sosial sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing, mulai darti kegiatan keagamaan,organisasi , penyuluhan, pemasangan instalasi listrik,pemasanagan pipa air minum, seperti yang dilaksanakan di desa golang Kec wungu madiun dan di desa wonosalam kabupaten jombang. Kegiatan KK ini akan terus disempurnakan di setipa kegiatanya , serhingga memberikan manfaat bagi masyarakat. |
|
Last Updated on Saturday, 31 January 2009 05:32 |
|
Berita Umum
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 18 November 2008 13:40 |
Nusa Dua - Pemerintah berjanji memberikan bantuan kepada korban bencana gempa di Gorontalo dan longsor di Cianjur, Jawa Barat. Setiap rumah yang rusak akan dibantu Rp 15 juta dan korban meninggal akan dibantu Rp 2 juta.
"Bantuan sebesar Rp 10-15 juta untuk setiap rumah yang rusak dan Rp 2 juta untuk korban yang meninggal dunia. Bantuan itu untuk bencana longsor Cianjur dan gempa Gorontalo," kata Menteri Sosial Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di sela-sela pertemuan Menteri Sosial Asia Timur di hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (18/11/2008).
Bachtiar juga meminta kepada kepala daerah di Gorontalo segera untuk memberi bantuan beras kepada korban gempa. Mereka tidak perlu meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pemerintah pusat.
Menurutnya, bupati berhak mengeluarkan bantuan beras sebanyak 50-100 ton dan gubernur sebanyak 100-200 ton kepada korban bencana gempa tanpa persetujuan menteri. "Saya tidak mau mendengar ada korban bencana yang tidak bisa makan. Kalau tidak bisa bagi beras, keterlaluan bupati dan gubernur," katanya.
Ia menjelaskan, dalam penanganan korban bencana pemerintah memiliki sistem logistik yang baik. Setiap provinsi telah memiliki gudang logistik serta peralatan penanganan bencana. Tersedia juga dapur masak keliling yang memiliki kemampuan sekali masak untuk 1000-2000 orang. Selain itu juga terdapat 3000 ribu Tagana (taruna siaga bencana) di setiap provinsi yang siap bekerja sama dengan TNI/Polri untuk membantu korban bencana.(gds/sho) |
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 3 |