Universitas Darul Ulum berotak london berhati masjidil haram
Uncategorized

UNDAR Jombang dan STIK Kendal Perkuat Kerja Sama Lewat Seminar Nasional dan MoU

Universitas Darul ‘Ulum Jombang atau Universitas Darul ‘Ulum Jombang bersama Sekolah Tinggi Islam Kendal resmi menjalin kerja sama akademik melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dikemas dalam kegiatan Seminar Nasional bertema “Membangun Generasi Islami di Era Society 5.0”. Acara ini digelar pada Jumat (22/05/2026) di Aula Lantai 2 UNDAR Jombang.

Sejak siang hari, suasana kampus UNDAR sudah terlihat ramai dengan kedatangan rombongan dari STIK Kendal. Sebanyak sekitar 200 mahasiswa dan 20 dosen pendamping hadir menggunakan lima bus besar. Mereka berangkat dari Kendal sejak pukul 08.00 WIB dan sempat berhenti di Rest Area Sragen untuk menunaikan salat Jumat sebelum melanjutkan perjalanan ke Jombang.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban berkat kolaborasi panitia UNDAR bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) UNDAR. Suasana penyambutan pun terasa akrab, menunjukkan semangat silaturahmi dan kerja sama antarperguruan tinggi Islam.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah penting untuk mempererat hubungan kedua kampus, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen. Harapannya, kerja sama ini dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan Islam di era modern.

Ketua Yayasan UNDAR, Gus M. Rizqi Mubarok, dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa melupakan nilai moral dan spiritual.

“Mahasiswa harus mampu memanfaatkan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan spiritual,” ujarnya di hadapan peserta seminar.

Memasuki sesi seminar pukul 16.00 WIB, acara dipandu oleh Dr. Abdul Rouf. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dan pembentukan karakter Islami di tengah derasnya arus digitalisasi.

Pemateri pertama, Prof. Ahmad Tantowi, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat. Karena itu, mahasiswa dituntut mampu memahami sekaligus memanfaatkan teknologi dengan bijak.

“Pilihan mahasiswa hari ini adalah mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan arah moralitas,” tegasnya.

Sementara itu, pemateri kedua, Gus Dr. Mujib Musta’in atau yang akrab disapa Gus Mujib, mengajak peserta untuk lebih fokus membangun kualitas diri melalui nilai spiritual dan ajaran trisula warisan pendiri UNDAR. Ia juga menyoroti kebiasaan generasi muda yang kini lebih sering sibuk dengan gawai dibanding memperkuat hubungan spiritual.

“Lebih seringlah membuka Al-Qur’an daripada membuka handphone,” pesannya yang langsung disambut antusias peserta seminar.

Menurut Gus Mujib, kedekatan spiritual dengan Tuhan sangat penting agar mahasiswa terhindar dari sikap riya dalam menuntut ilmu, sekaligus mampu membangun akhlak yang baik serta menghormati guru.

Seminar nasional berlangsung interaktif hingga akhir acara. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi dan aktif mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama antara UNDAR Jombang dan STIK Kendal dalam mencetak generasi muda Islam yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai spiritual dan moral.

Setelah kegiatan di Jombang selesai, rombongan STIK Kendal dijadwalkan melanjutkan rihlah ilmiah ke Bali sebagai bagian dari agenda tahunan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa semester empat dan enam.

Foto Rektor UNDAR dan Rektor STIK