Universitas Darul Ulum berotak london berhati masjidil haram
artikelheadline

Universitas Darul ‘Ulum Jombang Gelar Seminar Nasional “Pegadaian Peduli Santri: Cegah Terorisme dan Radikalisme dengan Menjaga Keberagaman”

Jombang, 13 Mei 2024 – Universitas Darul ‘Ulum (Undar) Jombang bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Pegadaian Peduli Santri Cegah Terorisme dan Radikalisme dengan Menjaga Keberagaman”. Seminar ini diadakan di Hall Undar Jombang pada hari Senin, 13 Mei 2024.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, khususnya para santri, terhadap bahaya terorisme dan radikalisme. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk para santri, mahasiswa, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Narasumber dalam seminar ini adalah:

  • Bapak Putut Pribadi, Pimpinan Cabang Pegadaian Jombang, mewakili Pegadaian.
  • Bapak Muhammad Arifin, M.Ag., dari BNPT Provinsi, mewakili BNPT-RI.
  • Prof. Dr. H. Tadjoer Ridjal, M.Pd., dari Undar Jombang.

Seminar ini dimoderatori oleh Bapak Dr. H. Abdul Rouf, M.Pd..

Dalam sambutannya, Rektor Undar Jombang, Dr. H. Amir Maliki Abitolkha, M.Ag. menyampaikan apresiasi kepada Pegadaian dan BNPT-RI atas terselenggaranya seminar ini. Ia berharap seminar ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dalam memahami bahaya terorisme dan radikalisme, serta meningkatkan peran santri dalam menjaga keberagaman dan persatuan bangsa.

Pegadaian, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Putut Pribadi, menyampaikan komitmen Pegadaian untuk mendukung program penanggulangan terorisme dan radikalisme. Pegadaian akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BNPT dan Undar Jombang, untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya para santri, tentang bahaya terorisme dan radikalisme.

BNPT-RI, diwakili oleh Bapak Muhammad Arifin, M.Ag., menyampaikan bahwa terorisme dan radikalisme merupakan ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi bahaya tersebut. BNPT-RI mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para santri, untuk berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan persatuan bangsa.

Prof. Dr. H. Tadjoer Ridjal, M.Pd., dalam paparannya menyampaikan bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman dan persatuan bangsa. Santri harus dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang agama Islam yang rahmatan lil ‘alamin, sehingga terhindar dari pengaruh radikalisme dan terorisme.

Seminar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Seminar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya terorisme dan radikalisme, serta memperkuat peran santri dalam menjaga keberagaman dan persatuan Bangsa.

Leave a Reply