KIYAI MUSTAIN ROMLY, Puisi Haidar Hafeez

KH MUSTAIN ROMLI
(Haidar Hafeez)
.
Aku memiliki baikmu
Yang kau tanam pada samudera rinduku
Pada ayahanda
Hanya rindu yang kau tanam
Dan kini menjadi aku
Aku anakmu yang terus mencarimu yai Tain
Mencari nafas yang kau hembuskan pada ayahanda
Hingga menjadi tarikan nafasku
Yang terus menggemakan rindu
Rindu inginku kau temui dalam kata
Rindu harap cemasku saat kau yai Tain tak temani aku dalam bermain kata
Kata yang tercipta dari huruf huruf yang tak pernah usang
Sisa pertemuanku dengan ayahanda
Yai Tain
Lafaz yang kau ukir pada sanubari ayahanda
Adalah genggaman kehidupan
Saat aku maknai kehidupan
Tak hirau gemerlap semesta raya
Kaulah lah semsta rayaku yai Tain
Yang menjulangkan bodohku
Vertikal menjadi doa langit
Sebab hanya merindukanmu yai Tain
Pintu kebodohan dan bebalnya memahami ilmu
Seketika tertup rapat
Seketika pula jalan ilmu menghampar
Pencarian tak terhingga adalah aku
Saat ayahanda masih suka mengkaitkan kata
Menjadi akronim
Dirajutlah huruf huruf menjadi kata haidar
Hafeez yata allam Darul Ulum
Hafeez sampai kapanpun murid yai Tain
Kata itu tercipta saat Hafeez masih remaja
Kata itu terlupakan Hafeez
Ada dan bangkit dari kubangan rindu saat Hafeez di ingatkan yai Tain
Saat aku sore itu terlahir sebagai anakmu yai Tain
Sebab…!
Bagi Hafeez tentang haidar adalah janji
Janji Hafeez yata allam Darul Ulum
Hingga dada terbelahpun bertuliskan yai Tain
.
Rumah sastra 100118

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *