Monev II KKM Kelompok A Berlangsung Tertib dan Produktif di Jabal Rahmah Betek Barat
JOMBANG – Monitoring dan Evaluasi (Monev) II KKM Kelompok A dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di Jabal Rahmah Miniatur Ka’bah, Betek Barat, yang juga menjadi Posko KKM Kelompok A. Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM Kelompok A, M. Dedy Eko Trisyono Safari, S.E., M.Si., M.Ak., Ak., serta tim monitoring dan evaluasi yang, Dr. Junaedi, S.E., M.Si., dan Anang R. Jatmiko, SE., M.Si serta beberapa perwakilan tim LPPM.
Kegiatan Monev II ini bertujuan untuk memastikan seluruh program kerja yang telah dirancang berjalan sesuai dengan rencana serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, monitoring ini menjadi sarana evaluasi efektivitas pelaksanaan program, identifikasi kendala di lapangan, serta penyusunan strategi perbaikan untuk sisa masa pengabdian.
Sebagai Koordinator Desa (Kordes) KKM Kelompok A, Haichal Nanda Pratama menyampaikan bahwa pelaksanaan Monev II berjalan dengan tertib dan lancar.
“Sebagai Kordes, saya menilai pelaksanaan Monev II berjalan dengan cukup baik dan tertib. Tim sudah mempersiapkan laporan, dokumentasi, serta progres program kerja secara sistematis. Tim LPPM memberikan evaluasi yang konstruktif sehingga kami bisa melihat kekuatan dan kekurangan secara lebih objektif,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Monev II menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh anggota kelompok. “Monev II ini juga menjadi momen refleksi bagi kelompok untuk menilai sejauh mana target yang sudah tercapai dan apa yang masih perlu ditingkatkan,” lanjutnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi terbangun secara kondusif dan komunikatif. Tim LPPM mengajukan sejumlah pertanyaan terkait pelaksanaan program kerja, yang kemudian dijawab secara terbuka oleh anggota kelompok. Proses evaluasi berlangsung dua arah, sehingga menghasilkan masukan yang konkret dan aplikatif bagi penyempurnaan program.
Beberapa arahan yang diberikan antara lain terkait penguatan output program serta optimalisasi dokumentasi kegiatan. Tim monitoring juga menyarankan agar program yang masih berjalan dapat difokuskan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Di akhir wawancara, Haichal berharap sisa waktu KKM dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Kelompok diharapkan tetap solid, menjaga komunikasi yang baik, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan kerja sama yang konsisten, kami optimis hasil akhir KKM dapat memberikan manfaat yang nyata dan meninggalkan kesan positif di lokasi pengabdian,” tutupnya.
Dengan terlaksananya Monev II ini, diharapkan seluruh program kerja KKM Kelompok A dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat Desa Betek.

